Saturday, December 22, 2012

Ferguson, Mourinho, dan Ronaldo

Ini adalah ulasan ketiga saya di www.supersoccer.co.id, dipublikasikan pada tanggal 21 Desember 2012.

Link: di sini

Tak seorang pun akan melupakan perayaan Jose Mourinho di pinggir lapangan Old Trafford pada 9 Maret 2004, terutama fans United. FC Porto, tim asuhan Mou saat itu, berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Costinha dan mengirim United keluar dari Liga Champions. Cerita selanjutnya adalah sejarah. Mourinho membawa timnya ke kejayaan: juara Liga Champions.


Delapan tahun telah berlalu. Kini Mourinho akan kembali ke Old Trafford bersama Real Madrid pada leg kedua babak perdelapanfinal Liga Champions melawan Manchester United pada tanggal 5 Maret 2013. Keadaan agak berbeda sekarang.

Jika Madrid keluar dari Liga Champions pada hari itu, Mourinho tampaknya akan ikut “keluar” dari Santiago Bernabeu. Hubungan Mourinho dengan pemain dan petinggi klub kini berada di titik terendah. Terutama para petinggi yang tak peduli keberhasilan The Special One mengakhiri dominasi Barcelona di La Liga musim lalu.

Mourinho sangat marah menyusul hasil imbang melawan Espanyol. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2, membuat Real semakin jauh dari gelar La Liga. Real tertinggal 13 poin di belakang pemimpin klasemen dan rival abadi, Barcelona. Kabar ini bisa lebih buruk, mereka berada di peringkat ketiga. Tepat di belakang rival satu kota: Atletico Madrid. “(Gelar) Liga hampir mustahil sekarang”, ujarnya seperti dilansir The Sun.


Mourinho sebelumnya dipanggil oleh para petinggi klub dan mereka mengatakan apa yang terjadi sekarang “sangat tidak Madrid”. Mourinho bahkan tak mau repot berdebat dengan wartawan mengenai hal tersebut. Dia hanya menggelengkan kepala dan berjalan pergi.

Kini, bos United, Sir Alex Ferguson menanti kembalinya musuh lama demi beradu taktik dengannya. Mourinho sempat mengambil alih dominasi Ferguson di Inggris saat Chelsea menjuarai EPL back-to-back pada tahun 2005 dan 2006. “Ini kesempatan bagi penggemar kami untuk menyaksikan Cristiano lagi dan bagi saya untuk bertemu dengan Jose,” ujar Ferguson seperti dikutip Daily Mail.

Saat Real menderita di liga domestik, United sedang terbang tinggi di puncak klasemen EPL. Masih banyak yang yakin dengan kekuatan Real, tapi, pada kenyataannya, mereka cukup terseok-seok di La Liga. United juga sebaiknya jangan terlalu yakin akan memenangkan pertandingan ini.

Pada tahun 2007, The Red Devils melaju hingga semifinal dan menghadapi AC Milan. Kala itu Milan masih ditangani oleh Carlo Ancelotti. Di kompetisi domestik, Serie A, mereka sudah tak mungkin mendapatkan gelar juara. Milan memutuskan mengistirahatkan pemain utama di jadwal liga dan tampil apik pada kedua leg. Hasilnya? United tersingkir berkat keputusan bijak Don Carlo.

Real Madrid akan berhadapan dengan Barcelona tiga hari sebelum memasuki leg kedua melawan United. Tentu saja pendukung Madrid berharap Mourinho memainkan skuad terbaiknya saat El Clasico. Akankah Mou mengikuti cara Ancelotti? Entahlah. Semua tergantung hasil yang ia capai di leg pertama.

Pertandingan ini akan terfokus pada salah seorang pemain kesayangan Sir Alex Ferguson. Pemain yang membuat Fergie sangat sedih ketika ia meninggalkan Old Trafford dalam 26 tahun karirnya di sana. Pemain yang belum mencapai puncak permainannya saat pergi dan justru mengamuk di Spanyol: Cristiano Ronaldo.


Untuk pertama kalinya Ronaldo akan menghadapi mantan manajernya. Ronaldo terakhir kali bermain untuk United saat mereka kalah dari Barcelona di final Liga Champions 2009. Pemain yang dibeli dari Sporting Lisbon pada tahun 2003 itu memutuskan untuk pergi setelah mencetak 118 gol dari 292 penampilan.

Fakta tersebut jelas akan membuat Ronaldo menjadi pemain paling berbahaya dalam comeback-nya ke Old Trafford, stadion yang dibuat terpesona dengan sihir dan keajaibannya selama enam tahun. Ketika ia pergi di tahun 2009, ia mengambil sedikit sihir itu dan belum tergantikan hingga sekarang.

Fans United masih menyanyikan “Viva Ronaldo”. Kini liriknya telah berubah menjadi “get him on a plane, bring him back from Spain”. Doa mereka terkabul. Ronaldo akan berada dalam pesawat menuju Manchester di bulan Maret. Sayangnya, ia masih mengenakan seragam putih milik Madrid.

No comments:

Post a Comment